Pengaruh Religiositas terhadap Resiliensi Akademik Siswa SMA

Penulis

  • Joanne Gracia Wirasantosa Universitas Pelita Harapan
  • Krishervina Lidiawati

Kata Kunci:

Academic Resillience, High School Student, Religiosity

Abstrak

Siswa SMA menghadapi berbagai tuntutan akademik yang seringkali menimbulkan tekanan dan menguji ketahanan mereka. siswa SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan teknik convenience sampling dan snowball sampling dalam pengumpulan data. Subjek penelitian ini berjumlah 397 siswa SMA di DKI Jakarta, terdiri dari 218 perempuan dan 179 laki-laki. Penelitian ini dilakukan dengan membagikan kuesioner berisi skala dari alat ukur ARS-30 untuk variabel resiliensi akademik dan 4-BDRS untuk religiositas. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear sederhana dengan hasil yang menunjukkan bahwa religiositas berkontribusi sebesar 13,7% (R2 = .137) terhadap resiliensi akademik siswa SMA di DKI Jakata. Ditemukan juga bahwa dimensi behaving dari religiositas adalah dimensi yang paling berkorelasi secara signifikan dengan resiliensi akademik (r = .370, p < .001)Selanjutnya, tidak ditemukan adanya perbedaan yang signifikan antara jenis kelamin laki-laki dan perempuan dalam penelitian ini. Selain itu, tidak ditemukan adanya perbedaan signifikan antara kelas 10, 11 dan 12.

Kata Kunci: Religiositas ; Resiliensi Akademik ; Siswa SMA

Referensi

Aditya, Y., Martoyo, I., & Amir, Y. (2022). Diferensiasi diri: Berkontribusi lebih Besar terhadap Kesehatan Mental dalam Pandemi Dibandingkan Religiositas?. Jurnal Studi Pemuda, 11(1), 30-42. doi:10.22146/studipemudaugm.74817

Aditya, Y., Martoyo, I., Nurcahyo, F. A., Ariela, J., & Pramono, R. (2021). Factorial structure of the four basic dimensions of religiousness (4-BDRS) among Muslim and Christian college students in Indonesia. Cogent Psychology, 8(1), Article 1974680. https://doi.org/10.1080/23311908.2021.1974680

Aini, T. N., & Lestari, R. (2021). Hubungan religiositas dengan resiliensi akademik mahasiswa Muslim selama pembelajaran jarak jauh di masa pandemi (Universitas Muhammadiyah Surakarta)

Amoadu, M., Agormedah, E. K., Obeng, P., Srem-Sai, M., Hagan Jr, J. E., & Schack, T. (2024). Gender differences inaAcademic resilience and well being among senior high school students in Ghana: A Cross-Sectional Analysis. Children, 11(5), 512. doi:10.3390/children11050512

Arsy, W. M., & Annisa, F. (2022). Tingkat stres akademik dan prestasi akademik pada siswa SMA kartika Viii-1 di Jakarta Selatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keris Husada, 6(01), 68-74. https://doi.org/10.21093/tj.v4i1.7395

Azizah, I. N., Arum, P. R., & Wasono, R. (2021). Model terbaik uji multikolinearitas untuk analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi di Kabupaten Blora tahun 2020. In Prosiding Seminar Nasional UNIMUS (Vol. 4).).

Azmi, N. (2015). Potensi emosi remaja dan pengembangannya. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 2(1), 36-46. https://doi.org/10.31571/sosial.v2i1.50

Benner, A. D., Boyle, A. E., & Bakhtiari, F. (2017). Understanding students transition to high school: Demographic variation and the role of supportive relationships. Journal of youth and adolescence, 46, 2129-2142. doi: 10.1007/s10964-017-0716-2

Cassidy, S. (2016). The Academic Resilience Scale (ARS-30): A new multidimensional construct measure. Frontiers in psychology, 7, 1787. doi.org/10.3389/fpsyg.2016.01787. https://ojs.diniyah.ac.id/index.php/Nathiqiyyah/article/view/69

Chasanah, U., & Wijaya, H. E. (2023). Peran religiositas dalam meningkatkan resiliensi penyintas covid-19. Journal of Islamic and Contemporary Psychology, 3(1s), 64-76. doi:10.25299/jicop.v3i1s.12345

Cohen, J. (1988). Statistical power analysis for the behavioral sciences (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.

Clark, L. A., & Watson, D. (2019). Constructing validity: New developments in creating objective measuring instruments. Psychological assessment, 31(12), 1412. https://doi.org/10.1037/pas0000626

Dewi, R., & Indrawati, E. (2020). Religiositas dan stres akademik pada remaja. Jurnal Psikologi Indonesia, 9(2), 123–132.

Dolcos, F., Hohl, K., Hu, Y., & Dolcos, S. (2021). Religiosity and resilience: Cognitive reappraisal and coping self-efficacy mediate the link between religious coping and well-being. Journal of religion and health, 1-14. doi: 10.1007/s10943-020-01160-y

Dwiastuti, I., Hendriani, W., & Andriani, F. (2018). Perkembangan Penelitian Resiliensi Akademik Di Indonesia: Scoping. doi:10.26858/talenta.v7i1.23748

Elliott, A. C., & Woodward, W. A. (2007). Statistical Analysis Quick Reference Guidebook: With SPSS Examples. SAGE.

Febriana, L., & Qurniati, A. (2021). Pendidikan agama Islam berbasis religiositas. El Ta’dib: Journal of Islami Education, 1(1). https://doi.org/10.36085/eltadib.v1i1.1450

Gravetiteri,F.,&Forizano,iL. (2012). Reiseiarch metihoids fori thei behiaviorial scienicesi (4theid.).Wadswori th Ceingage i Leairning.

Gultom, E. M., Sugiyana, S., & Wuriningsih, W. (2022). Hubungan antara pembinaan iman dengan resiliensi pada remaja Katolik di SMK Santo Fransiskus Semarang. Lumen: Jurnal Pendidikan Agama Katekese dan Pastoral, 1(1), 10-20. https://doi.org/10.55606/lumen.v1i1.24

Gusti, R. K., Saputera, M. D., & Chris, A. (2023). Gambaran stres secara umum pada siswa/i Sma di Jakarta. Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis, 3(1), 22-29. https://doi.org/10.24912/jmmpk.v3i1.24810

Hayward, R. D., & Krause, N. (2014). Religion, mental health, and well-being:

Social aspects doi:10.4324/9780203125359

Henriques, E. D. T., Laka, L., & Hatmoko, T. L. (2023). Resiliensi akademik siswa sekolah menengah atas ditinjau dari dukungan teman sebaya dan pembinaan spiritualitas. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 6(4), 3359-3371.

Irawan, R., Renata, D., & Dachmiati, S. (2022). Resiliensi akademik siswa. Orien: Cakrawala Ilmiah Mahasiswa, 2(2), 135-140. https://doi.org/10.30998/ocim.v2i2.8130

Kusuma, F. H., Hadi, C., & Sulistyowati, M. E. (2023). Improving student academic resilience at SMAN X Surabaya. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services), 7(3), 448–455. https://doi.org/10.20473/jlm.v7i3.2023.448-455

Madoni, E. R., & Mardliyah, A. (2021). Determinasi religiusitas, kecerdasan emosional, dan dukungan sosial terhadap kecemasan akademik siswa. Jurnal Consulenza: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 4(1), 1-10. https://doi.org/10.36835/jcbkp.v4i1.964

Negi, Y., & Joshi, R. (2021). Coping strategies: Do adolescents and young adults differ in the way they cope and does gender play a role?. Journal of Humanities and Social Science, 26(9), 25-31. doi: 10.9790/0837-2609062531

Nisfiannoor, M. (2009). Pendekatan statististika modern untuk ilmu sosial. Penerbit Salemba.

Nursalim, E., Zurqoni, Z., & Khojir, K. (2023). Model of internalization religious character values to strengthen moral student. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 10(2), 163-182. http://doi.org/10.15408/tjems.v10i2.37575

Oktavia, P., Hariko, R., Taufik, T., & Handayani, P. G. (2024). Resiliensi akademik siswa SMA yang tinggal kelas. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 2701-2709. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.12793

Paloutzian, R. F., & Park, C. L. (Eds.). (2014). Handbook of the psychology of religion and spirituality. Guilford Publications.

Pargament, K., Feuille, M., & Burdzy, D. (2011). The brief RCOPE: current psychometric status of a short measure of religious coping. Religions, 2, 51-76. 10.3390/rel201005. doi:10.3390/rel2010051

Park, Crystal L. (2005). “Religion and meaning.” Pp. 295-314 dalam handbook of the Psychology of Religion and Spirituality. New York: The Guilford Press.

Perry, S. (2024). Religious/spiritual abuse, meaning-making, and posttraumatic growth. Religions, 15(7), 824.

Prapanca, P. (2017). Pengaruh tingkat religiositas terhadap self resiliensi siswa kelas x Sekolah menengah atas negeri 2 Karanganyar. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 3(1), 62-70.

Primeaux, P., & Vega, G. (2002). Operationalizing Maslow: Religion and flow as business partners. Journal of Business Ethics, 38, 97-108.

Raharjanti, N. W., Wiguna, T., Purwadianto, A., Soemantri, D., Indriatmi, W., Poerwandari, E. K., & Levania, M. K. (2022). Translation, validity and reliability of decision style scale in forensic psychiatric setting in Indonesia. Heliyon, 8(7). doi:10.1016/j.heliyon.2022.e09810

Rahayu, E. W., & Djabbar, M. E. (2019). Peran resiliensi terhadap stres akademik siswa sma. Naskah Prosiding Temilnas XI IPPI, September, 20-21. https://doi.org/10.25170/psikoedukasi.v22i1.5605

Rahmadani, A., & Daulay, N. (2023). Analisis faktor penyebab menurunnya resiliensi akademik pada siswa Di MTsN 1 Padang Sidimpuan. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 13(2), 446-455. http://dx.doi.org/10.24127/gdn.v13i2.7413

Ramadanti, G., & Sofah, R. (2022). Resiliensi akademik pada siswa berdasarkan prestasi belajar. In Prosiding Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang(pp. 141-149).

Reza, I. F. (2015). Efektivitas pelaksanaan ibadah dalam upaya mencapai kesehatan mental. Psikis: Jurnal Psikologi Islami, 1(1), 105-115. https://doi.org/10.19109/psikis.v1i1.561

Saputra, A., Goei, Y. A., & Lanawati, S. (2016). Hubungan believing dan belonging sebagai dimensi religiusitas dengan lima dimensi well-being pada mahasiswa di Tangerang. Jurnal Psikologi Ulayat, 3(1), 7-17. doi:10.24854/jpu40

Saroglou, V. (2011). Believing, bonding, behaving, and belonging: The Big Four religious dimensions and cultural variation. Journal of Cross-Cultural Psychology, 42(8), 1320–1340. https://doi.org/10.1177/0022022111412267

Saroglou, V. (2014). Religion, personality, and social behavior. New York, NY:

Taylor & Francis. https://doi.org/10.4324/9780203125359

Saroglou, V., Clobert, M., Cohen, A. B., Johnson, K. A., Ladd, K. L., van Pachterbeke, M., Adamovova, L., Blogowska, J., Brandt, P. Y., Çukur, C. S., Hwang, K. K., Miglietta, A., Motti-Stefanidi, F., Muñoz-García, A., Murken, S., Roussiau, N., & Tapia Valladares, J. (2020). Believing, Bonding, Behaving, and Belonging: The Cognitive, Emotional, Moral, and Social Dimensions of Religiousness across Cultures. Journal of Cross-Cultural Psychology, 51(7–8), 551–575. https://doi.org/10.1177/0022022120946488

Sen, H. E., Colucci, L., & Browne, D. T. (2022). Keeping the faith: Religion, positive coping, and mental health of caregivers during COVID-19. Frontiers in Psychology, 12, Article 805019. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.805019

Setyawan, I. (2021). Melihat peran pemaafan pada resiliensi akademik siswa. Jurnal Empati, 10(3), 187-193. doi:10.14710/empati.2021.31282

Sihombing, R. (2022). Pemerataan Pendidikan: Studi Kasus 34 Provinsi di Indonesia. Parahyangan Economic Development Review, 1 (2), 143–151.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Bandung: ALFABETA.

Suhardin, S., & Hayadin, H. (2017). Pengaruh Layanan Pendidikan Agama di Sekolah Terhadap religiositas Siswa: Studi Expost Facto di Medan. Edukasi, 15(1), 294348. doi:10.32729/edukasi.v1i1.38

Suprapto, S. A. P. (2020). Pengaruh religiositas terhadap resiliensi pada santri pondok pesantren. Cognicia, 8(1), 69-78. doi:10.22219/cognicia.v8i1.11738

Suryana, E., Hasdikurniati, A. I., Harmayanti, A. A., & Harto, K. (2022). Perkembangan remaja awal, menengah dan implikasinya terhadap pendidikan. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3). http://dx.doi.org/10.58258/jime.v8i3.3494

Tomas, C. F. (2017). Spirituality and resilience. IAPR Conference 2017 (p. Hamar-Norway: ISMAT - Instituto Superior Manuel Teixeira Gomes.

Umam, R. N. U. (2021). Aspek religiositas Dalam Pengembangan Resiliensi Diri Di Masa Pandemi Covid-19. SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 4(2), 148-164. doi:10.20414/sangkep.v4i2.3558

Wardoyo, J. T., & Aditya, Y. (2021). Religiositas Versus Dukungan Sosial: Manakah yang Lebih Berkontribusi Bagi Well-Being Mahasiswa?. Jurnal Studi Pemuda, 10(2), 163-174. doi:10.22146/studipemudaugm.73873

Wahyuni, E., & Wulandari, V. S. (2021). Resiliensi remaja dan implikasinya terhadap kebutuhan pengembangan buku bantuan diri. Insight: Jurnal Bimbingan Konseling, 10(1), 78-88. doi:10.21009/INSIGHT.101.10

Wijayanti, R., & Sholihah, A. (2021). Religiositas dan resiliensi siswa SMA dan MA di kota Bengkulu. Consilia: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling, 4(2), 158-168. doi:10.33369/consilia.4.2.158-168

Zubairu, U. M., & Sakariyau, O. B. (2016). The relationship between religiosity and academic performance amongst accounting student. doi:10.33369/consilia.4.2.158-168

Diterbitkan

2025-10-31

Terbitan

Bagian

Articles