ANALISIS KEMAMPUAN SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNARUNGU DALAM MEMECAHKAN MASALAH KONTEKSTUAL TOPIK BILANGAN BULAT [ANALYSIS OF DEAF STUDENTS’ ABILITY TO SOLVE CONTEXTUAL PROBLEMS ON INTEGER TOPICS]

Autor/innen

  • Lidiana Fitria Ningsih UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Halimatus Sakdiyah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Ulfa Masamah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

DOI:

https://doi.org/10.19166/johme.v10i1.10611

Schlagworte:

deaf students, problem-solving ability, word problems, integers, Polya’s problem-solving stages, siswa tunarungu, kemampuan pemecahan masalah, soal cerita, bilangan bulat, langkah pemecahan masalah Polya

Abstract

This study aims to analyze the ability of deaf students to solve mathematical word problems on integer topics, particularly addition and subtraction operations. The study employed a descriptive qualitative approach involving two deaf junior high school students from a special education school in Batu City. Data were collected through problem-solving ability tests, interviews, observations, and documentation. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing, and was further examined based on Polya’s four stages of problem solving. The findings revealed that deaf students experienced difficulties in the stages of understanding the problem and devising a plan, especially in interpreting word problems related to integer operations. However, during the stages of carrying out the plan and reviewing the solution, the students were able to perform calculations accurately. Therefore, mathematics instruction for deaf students should incorporate visual aids, simplified language explanations, and contextual word problem exercises to enhance students’ understanding in the early stages of problem solving.

BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa tunarungu dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi bilangan bulat, khususnya operasi penjumlahan dan pengurangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek dua siswa tunarungu tingkat SMP di salah satu sekolah luar biasa di Kota Batu. Data diperoleh melalui tes kemampuan pemecahan masalah, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta dikaitkan dengan empat tahapan pemecahan masalah Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa tunarungu mengalami kesulitan pada tahap memahami masalah dan merencanakan penyelesaian, terutama dalam menafsirkan kalimat soal yang berkaitan dengan operasi bilangan bulat, sedangkan pada tahap melaksanakan rencana dan memeriksa kembali siswa mampu melakukan perhitungan dengan baik. Oleh karena itu, pembelajaran matematika bagi siswa tunarungu perlu menggunakan bantuan visual, penjelasan bahasa yang sederhana, dan latihan soal cerita kontekstual untuk meningkatkan pemahaman pada tahap awal pemecahan masalah.

Literaturhinweise

Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. Makassar, Indonesia: CV Syakir Media Press.

Amaliyah, A., Mahardhika, G., Lubis, N. S., & Hothimah, R. H. (2022). Analisis pemahaman siswa dalam operasi hitung penjumlahan bilangan bulat menggunakan garis bilangan. Berajah Journal: Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Diri, 2(2), 361–366. Retrieved from https://ojs.berajah.com/index.php/go/article/view/105/87

Andanik, R. T., & Fitrianawati, M. (2019). Pengaruh keterampilan membaca pemahaman terhadap kemampuan pemecahan soal cerita matematika siswa kelas V sekolah dasar. Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar), 2(2), 40-46. https://doi.org/10.12928/fundadikdas.v2i2.836

Ariani, Y., & Kenedi, A. K. (2018). Model Polya dalam peningkatan hasil belajar matematika pada pembelajaran soal cerita volume di sekolah dasar. Jurnal Inspirasi Pendidikan, 8(2), 25–36. https://doi.org/10.21067/jip.v8i2.2520

Benuf, K., Mahmudah, S., & Priyono, E. A. (2019). Perlindungan hukum terhadap keamanan data konsumen financial technology di Indonesia. Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 3(2), 145–160. https://doi.org/10.24246/jrh.2019.v3.i2.p145-160

Juniar, E. L. S., & Kowiyah. (2023). Analisis kemampuan siswa tunarungu dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur Polya. Journal of Education Research, 4(3), 1183–1192. https://doi.org/10.37985/jer.v4i3.367

Lelyana, M. L. (2017). Interaksi sosial antar tunarungu dan anak tunarungu dengan anak dengar. Yogyakarta, Indonesia: Universitas Sanata Dharma.

Nurhabibah, D. K., Amril, L. O., & Adri, H. T. (2023). Analisis kemampuan cara berpikir matematis siswa tunarungu dalam menuntaskan masalah operasi hitung. Al–Kaff: Jurnal Sosial Humaniora, 1(4), 356–373. Retrieved from https://ojs.unida.info/index.php/al-kaff/article/view/8155/4094

Nurhanifah, R. L., Utami, W. B., & Isnani. (2021). Analisis kesulitan belajar matematika pada anak tunarungu. Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika (JIPM), 3(1), 9–19. https://doi.org/10.37729/jipm.v3i1.1047

Ramdhan, M. (2022). Metode penelitian. Surabaya, Indonesia: Cipta Media Nusantara.

Ruswati, D., Utami, W. T., & Senjayawati, E. (2018). Analisis kesalahan siswa SMP dalam menyelesaikan soal kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari tiga aspek. Maju, 5(1), 97–107. Retrieved from https://www.neliti.com/publications/269921/analisis-kesalahan-siswa-smp-dalam-menyelesaikan-soal-kemampuan-pemecahan-masala#cite

Shomad, Z. A., Zaenuri, Z., Cahyono, A. N., Susilo, & Bambang Eko. (2022). Identification of problem solving abilities of deaf students in pictorial math problems. International Conference on Science, Education and Technology, 1082–1085. Retrieved from https://proceeding.unnes.ac.id/ISET/article/view/1897

Wahyuddin. (2016). Analisis kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika ditinjau dari kemampuan verbal. Beta: Jurnal Tadris Matematika, 9(2), 148-160. https://doi.org/10.20414/betajtm.v9i2.9

Downloads

Veröffentlicht

2026-06-10

Zitationsvorschlag

Fitria Ningsih, L., Sakdiyah, H., & Masamah, U. (2026). ANALISIS KEMAMPUAN SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNARUNGU DALAM MEMECAHKAN MASALAH KONTEKSTUAL TOPIK BILANGAN BULAT [ANALYSIS OF DEAF STUDENTS’ ABILITY TO SOLVE CONTEXTUAL PROBLEMS ON INTEGER TOPICS]. JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education, 10(1), 17–27. https://doi.org/10.19166/johme.v10i1.10611

Ausgabe

Rubrik

Research in Mathematics Education