Apakah Diperlukan Pengampunan Pajak Sekali Lagi?
Keywords:
Stimulus Fiskal, Pengampunan Pajak dan Manfaat Ekonomi.Abstract
Kelesuan perekonomian di awal tahun 2026, membuat pemerintah perlu menambahkan stimulus fiskal ke dalam instrumen kebijakan ekonomi yang akan memberikan dorongan agar perekonomian dapat kembali bergairah dan bertumbuh sesuai harapan masyarakat. Salah satu stimulus fiskal yang ditawarkan adalah pengampunan pajak, karena dengan pengampunan pajak diharapkan dana yang akan didapat dari pajak akan memberikan manfaat menutupi defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), sedangkan aset yang dideklarasi oleh Wajib Pajak akan menjadi suntikan perekonomian yang akan menjadi modal kerja juga dana investasi. Penelitian ini memberikan jawaban atas pertanyaan apakah diperlukan amnesti (pengampunan) pajak sekali lagi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melakukan wawancara kepada Wajib Pajak secara sampling.
References
Undang-Undang Ketentuan Umum Perpajakan tahun 2007 (KUP), Pasal 1, Pasal 31.
Undang-Undang Nomor 11 tahun 2016 Tentang Pengampunan Pajak.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.03/2013 (Peraturan Disempurnakan di PMK 184/PMK.03/2015). Peraturan Menteri Keuangan Nomor 79/PMK 01/2015.Surat Edaran 39/PJ/2015.
Adam, O, Tuli, H, Husain, SP, (2017), Pengaruh Program Pengampunan Pajak Terhadap Efektivitas Penerimaan Pajak di Indonesia, Jurnal Akuntabilitas, Ilmu Akuntansi 69 (1) 61-7
Agbonika, J (2015) Tax Amnesty For Delinquent Tax Payers: A Clishe in Nigeria. Global Journal of Politics and Law Reseach, 3 (3), 105-120
Bugin, Burham. (2011) Metedologi Penelitian Sosial: Format-format Kuantitatif dan Kualitatif. Surabaya: Airlangga University Press.
Gunadi, Artikel Opini Koran Kompas, halaman 7, 10 Oktober 2016.
Rahardjo, Mudjia, (2011), Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif, Gema, Media Informasi dan Kebijakan Kampus
Smith, Adam (1776), An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nation, Book V, Chapter 2, Page II.
Okfitasari, A, Maikhati, A, Setyaningsih T (2017) Ada Apa Setelah Tax Amnesty? Jurnal Akuntansi Multiparadigma. (511-527).
Yunus, Hadi Sabari. 2010. Metodologi Penelitian Wilayah Kontemporer. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Irwan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1) Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC-BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
3) Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website). The final published PDF should be used and bibliographic details that credit the publication in this journal should be included.