ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGARUH KETIDAKPATUHAN WAJIB PAJAK (STUDI KASUS PADA KANTOR PELAYANAN, PENYULUHAN, DAN KONSULTASI PERPAJAKAN (KP2KP) BUMIAYU BREBES) [ANALYSIS OF FACTORS INFLUENCE OF INCOME TAX OBLIGATION 45 (CASE STUDY IN KANTOR PELAYANAN, PENYULUHAN, DAN KONSULTASI PAJAK (KP2KP) BUMIAYU BREBES)]

Isqi Mubarokah, Yeni Priatnasari, Krisdiyawati -

Abstract


Tax compliance is the attitude of taxpayers in accordance with tax regulations, but in reality there are still many taxpayers who behave in non-compliance. The attitude of non-compliance which is influenced by many factors can be detrimental to some parties such as tax officers and the taxpayer itself. This study aimed to determine what factors influence non-compliance of taxpayers. Data collection was done using a questionnaire and literature study. Data were analyzed using multiple linear regression analysis which was operated through SPSS 22 at the 5 percent significance level. The results showed that knowledge of taxation significantly affected the non-compliance of taxpayers with a value of tcount of 6.161 with ttable 1.985, thus tcount > ttable. Subjective norms significantly affected non-compliance of taxpayers with a value of tcount of 2.616 with ttable 1.985, thus tcount > ttable. Moral obligations do not significantly influenced the non-compliance of taxpayers with a tcount of 0.892 with ttable 1.985, thus tcount < ttable. Tax penalties significantly affected non-compliance with taxpayers with a tcount of 3.213 with ttable 1.985, thus tcount> ttable. The results of the F test showed that knowledge of taxation, subjective norms, moral obligations, and taxation sanctions simultaneously affected the non-compliance of taxpayers, this can be seen from the calculated value of 46,235 with ftabel 2.47, thus fcount > ftable. So you can know the factors that can affected non-compliance of taxpayers.

Bahasa Indonesia Abstrak: Kepatuhan pajak merupakan sikap wajib pajak yang sesuai dengan peraturan perpajakan, namun pada kenyataannya masih banyak wajib pajak yang berperilaku tidak patuh. Sikap ketidakpatuhan yang dipengaruhi oleh banyak faktor dapat merugikan beberapa pihak seperti petugas pajak dan wajib pajak itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi ketidakpatuhan wajib pajak. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan studi pustaka. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linear berganda yang dioperasikan melalui SPSS 22 pada tingkat signifikansi 5 persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan secara parsial mempengaruhi ketidakpatuhan wajib pajak dengan nilai thitung sebesar 6,161 dengan ttabel 1,985, dengan demikian thitung > ttabel. Norma subjektif secara parsial mempengaruhi ketidakpatuhan wajib pajak dengan nilai thitung sebesar 2,616 dengan ttabel 1,985, dengan demikian thitung > ttabel. Kewajiban moral tidak berpengaruh secara parsial terhadap ketidakpatuhan wajib pajak dengan nilai thitung sebesar 0,892 dengan ttabel 1,985, dengan demikian thitung < ttabel. Sanksi perpajakan secara parsial mempengaruhi ketidakpatuhan wajib pajak dengan nilai thitung sebesar 3,213 dengan ttabel 1,985, dengan demikian thitung > ttabel. Hasil uji F menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan, norma subjektif, kewajiban moral, dan sanksi perpajakan berpengaruh secara simultan terhadap ketidakpatuhan wajib pajak, hal ini dapat dilihat dari nilai fhitung sebesar 46,235 dengan ftabel 2,47, dengan demikian fhitung > ftabel. Jadi dapat diketahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi ketidakpatuhan wajib pajak.


Keywords


taxation knowledge, subjective norms, moral obligations, tax sanctions, non-compliance with taxpayers



DOI: http://dx.doi.org/10.19166/jpa.v1i1.2411

Full Text:

PDF

References


ALN Syah (2017). Analisis Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Membayar Pajak Kendaraan Bermotor (Studi Empiris Pada Kantor Uppd/Samsat Brebes), Jurnal AKSI (Akuntansi Dan Sistem Informasi)

Aulina, D. R. (2018). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Pajak Wajib Pajak Orang Pribadi. Jember: Universitas Jember.

Effendy, T. S., & Toly, A. A. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Wajib Pajak dalam Membayar Pajak Pertambahan Nilai. Jurnal Akuntansi Pajak, 160.

Hani, M. (2016). Pengaruh Lingkungan Usaha, Profitabilitas, Penegakan Hukum, dan Sanksi Terhadap Ketidakpatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Dumai. Jurnal Ekonomi, 925.

Harjanti, R. S., & Hetika (2020). Evaluasi Pajak Penghasilan Atas Usaha Jasa Konstruksi Dalam Meningkatkan Kepatuhan Perpajakan Pada PT. Jawen Sejahtera Tegal. Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia

Jayanto, P. Y. (2011). Faktor-Faktor Ketidakpatuhan Wajib Pajak. Jurnal Dinamika Manajemen, 49.

Kaunang, P. G., & Pinatik, S. (2016). Tingkat Pemahaman dan Sanksi Perpajakan Terhadap Perilaku Ketidakpatuhan Membayar Pajak Perusahaan di Kota Manado. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 6.

Pudyatmoko, Y. S. (2009). Pengantar Hukum Pajak. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Sangadji, E. M., & Sopiah. (2010). Metodologi Penelitian - Pendekatan Praktis dalam Penelitian. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Sugiyono. (2016). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Syahputri, Y. F. (2015). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Wajib Pajak. Jurnal Fakultas Ekonomi, 1-4.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Isqi Mubarokah, Yeni Priatnasari, Krisdiyawati -

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

favicon Accounting Study Program  | Faculty of Economics and Business  | Universitas Pelita Harapan | Lippo Karawaci, Tangerang, Indonesia, 15811 | Tel +62 21 5460901 | Fax +62 21 5460910