Revitalisasi Busana Pengantin Adat Kapoetren Sebagai Representasi Sumenep-Madura

Authors

  • Soelistyowati

Abstract

Busana pengantin Kapoetren, adalah busana adat tradisi Sumenep-Madura. Dengan potongan busana ciri khas memakai atribut balutan busana yang rumit, dan berlapis-lapis. Madura dipengaruhi multikultur: Jawa-Islam, Sulawesi, Hindu- Budha, Tionghoa dan Belanda, bukti artefak sejarah terlihat pada peninggalan bangunan keraton di Sumenep. Busana adat pengantin Sumenep-Madura mengalami perubahan yang kemudian lama-lama menghilang. Fenomena terjadi hadirnya teknologi serba cepat dan praktis, pendapat para generasi muda menganggap kuno dan ketinggalan jaman. Tujuan penciptaan revitalisasi busana pengantin Kapoetren. Hadir sebagai busana tradisi hasil modifikasi tampil lebih moderen, sebagai representasi budaya, tanpa meninggalkan makna simbol telah diwariskan. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, data primer wawancara kepada ahli budaya dan pelaku industri kreatif. Target pengguna wanita-pria usia 20-35 tahun.

Data Sekunder berupa dokumentasi dan studi literatur. Analisis data menggunakan teori semiotika, teori kreativitas dan teori estetika indentifikasi unsur elemen dan prinsip desain. Metode penciptaan menggunakan teori Rekabumi melalui 3 tahapan, 1.konsep, 2.estetika dan 3.teknik. Penciptaan sepasang busana pengantin Kapoetren semi couture, bagian panel dan atribut busana terdiri dari odhet, sampor, rampek mudah dilepas pasang, sehingga praktis saat dikenakan. Pilihan warna khas Madura hitam, hijau dan aksen emas, ornamen kalung naga memiliki simbol makna kebaikan dan keberuntungan. Bedasarkan uji coba, observasi dan analisa data, hasil karya ini diterima oleh generasi muda Madura dan pencinta fesyen budaya, hadir dengan desain kebaruan. Penciptaan ini dapat menjadi edukasi, memberikan nilai dan makna bagi penggunanya. Dampak sosial memperkuat sebagai tradisi yang perlu dipertahankan untuk turut serta melestarikan kearifan lokal busana berbudaya.

Downloads

Published

2025-02-05