IMPLEMENTASI MANAJEMEN RISIKO PENGOBATAN ANTIHIPERTENSI DENGAN PENDEKATAN APLIKASI TENSICARE BERBASIS SMARTPHONE
DOI:
https://doi.org/10.19166/jspc.v10i1.10553Keywords:
hipertensi, hibah BIMA, Pengabdian kepada masyarakat, aplikasi tensicare, pantau tekanan darahAbstract
Penyakit Tidak Menular merupakan penyebab utama angka kematian global 43 juta jiwa pada kasus tahun 2021, terutama akibat penyakit kardiovaskular. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 melaporkan prevalensi hipertensi sebesar 30,8% pada usia ≥ 18 tahun, mencapai sekitar 60,8 juta penderita. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tahun 2024 pada warga RW 03 Kelurahan Binong, Kabupaten Tangerang menunjukkan 45 orang (23,44%) mengalami hipertensi pada kelompok usia > 45 tahun. Kegiatan PkM hibah DPPM Kemendiksaintek Tahun 2025 nomor 120/C3/DT.05.00/PM/2025 bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam pemantauan tekanan darah secara mandiri mengunakan alat ukur digital (OMRON) serta pencatatan rutin melalui aplikasi TensiCare berbasis smartphone. PkM dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 September 2025 dengan 100 peserta, hasil pemeriksaan menunjukkan 38 peserta prehipertensi, 17 peserta hipertensi tingkat 1, 9 peserta hipertensi tingkat 2 dan 7 peserta hipertensi tingkat 3. Sebanyak 50 peserta menerima hibah alat ukur tekanan darah OMRON dan aplikasi TensiCare, yang pemantauan penggunaannya dilakukan melalui grup whatsapp dan tiga kali kunjungan lanjutan. Kegiatan PkM terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dari hasil post-test 82.2%, penggunaan aplikasi TensiCare 72% dan meningkatkan kepatuhan minum obat 78%. Pengukuran tekanan darah mandiri dan penggunaan aplikasi TensiCare berkontribusi meningkatkan kesadaran, perubahan perilaku kesehatan serta menjaga stabilitas tekanan darah masyarakat.
References
World Health Organization. Noncommunicable diseases [Internet]. 2024 [cited 2025 Apr 5]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases
Kementerian Kesehatan. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. [cited 2025 Apr 5]. Available from: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Riskesdas 2018. Jakarta. 2019
Lemantara, J. Rancang bangun aplikasi hipertensi. edu sebagai media edukasi dan diagnosis penyakit hipertensi menggunakan metode naïve bayes dengan laplace correction. INFOTECH: Jurnal Informatika & Teknologi, 2024 5(1), 146-160 Available from: http://jurnal.sttmcileungsi.ac.id/index.php/infotech/article/view/1197/602
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hipertensi: Prevalensi dan Determinannya di Indonesia. Jakarta. 2009.
Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia. Panduan Pengenalan dan Tatalaksana Hipertensi Resisten di Indonesia 2024. Jakarta. 2024
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pelatihan Pelayanan Terpadu Penyakit Tidak Menular di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Jakarta 2019:
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatatan Nomor 71 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Penyakit Tidak Menular. Jakarta. 2015
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Febbyasi Megawaty Rangka, Jessica, Gaby

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1) Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC-BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
3) Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website). The final published PDF should be used and bibliographic details that credit the publication in this journal should be included.

