Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman Kelurahan Semper Timur RW 10

Phebe Valencia, Ruth Euselfvita Oppusunggu

Abstract


Keputusan terhadap penataan kawasan permukiman terpadu dan peningkatan kualitas pemukiman oleh pemerintah kota DKI Jakarta, khususnya melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) yang menyatakan bahwa area kumuh kota sebaiknya ditata ulang dengan model partisipasi aktif warganya, sebuah pendekatan yang lebih mengedepankan partisipasi publik. Pemerintah kemudian menggagas penataan kampung kumuh kota yang bersifat bottom up dan kolaboratif. Kelurahan Semper Timur RW 10, Jakarta Utara menjadi salah satu wilayah kampung kota yang mendapat perhatian pemerintah untuk ditata ulang. Pendekatan penataan yang digunakan adalah melalui pembuatan rencana aksi masyarakat (Community Action Plan - CAP) yang melibatkan masyarakat dan semua pemangku kepentingan terkait. Melalui CAP ini warga Kelurahan Semper Timur RW 10 didampingi oleh tim dari Fakultas Desain (School of Design) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), UPH saling berkolaborasi menemukan permasalahan yang dialami oleh warga dan pada akhirnya menemukan solusi konkrit yang bisa dilakukan oleh warga secara mandiri.


Keywords


Permukiman, Desain, Partisipasi, Sosial, Komunitas



DOI: http://dx.doi.org/10.37312/jsdis.v4i1.5301

References


Adi, I. R. (2013). Kesejahteraan sosial (pekerjaan sosial, pembangunan sosial, dan kajian pembangunan), PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Anwas, O. M. (2013). Pemberdayaan masyarakat di era global, Penerbit Alfabeta, Bandung.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta (2017). Dokumen Pendataan RW Kumuh DKI Jakarta 2017.

Berg, B. L., dan Lune, H. (2012). Qualitative research methods for the social sciences 8th Ed., Pearson Education, Inc., United States.

Brown, T. (2008). Design thinking www.unusualleading.com, Harvard Business Review, 1-9.

Brown, T. dan Katz, B. (2009). Change by design: how design thinking transforms organizations and inspires innovations, HarperCollins Publishers, New York.

Brown, T., dan Wyatt, J. (2010). Design thinking for social innovation, Stanford Social Innovation Review, Stanford School of Business, 29-35.

Creswell, J. W. (3rd ed. © 2008, 2005, 2002). Educational research – planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research, Pearson Education. Inc, Pearson International Edition, New Jersey.

Hubert, C. dan Theocharopoulou, I. (2013). Design, sustainability and the global city, in Urban Design Ecologies, John Wiley and Sons Ltd., Publication, UK.

IDEO (2013). Human centered design (HCD) toolkit: design thinking toolkit for social innovation project, 2nd.ed.. Licensed under The Creative Commons Attribution, Non-Commercial, Share A- Like 3.0 Unported License, with IDE, Heifer international and ICRW, funded by Bill and Melinda Gates Foundation.

Katoppo, M. L. (2017). DESAIN SEBAGAI GENERATOR PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Disertasi Program Doktor, Institut Teknologi Bandung.

Katoppo, M. L. (2018). Desain Sebagai Generator: Bagaimana Desain Menjadi Terang Bagi Semua Orang.’ Seminar Nasional Desain Sosial. Tangerang: Fakultas Desain Universitas Pelita Harapan.

Katoppo, M. L. (2020). Membangun Wacana Desain sebagai Strategi dan (terus) melihat Kemungkinan Desain sebagai Pendorong Inovasi Sosial. Jurnal Strategi Desain dan Inovasi Sosial Vol.1, Ed.2, Tangerang: Fakultas Desain Universitas Pelita Harapan, ISSN:2715-2898, E- ISSN: 2715-5129.

Katoppo, M. L. (2021). Menerawang Adaptabilitas Desain Sosial di Masa Pandemik. Jurnal Strategi Desain dan Inovasi Sosial Vol.2, Ed.2, Tangerang: Fakultas Desain Universitas Pelita Harapan, ISSN:2715-2898, E-ISSN: 2715-5129.

Katoppo, M. L. dan Sudradjat, I. (2015). Combining Participatory Action Research (PAR) and Design Thinking (DT) as an alternative research method in architecture, Procedia – Social and Behavioral Sciences, International Conference ARTEPOLIS Vol.5, Architecture Program, School of Architecture, Planning and Policy Development, Institut Teknologi Bandung (ITB), Indonesia, 184 C (2015), 118-125, doi: 10.1016/j.sbspro.2015.05.069.

Lennard, S. H. C. (2012). Healthy communities through true urbanism, Proceedings of the 49th International Making Cities Livable Conference, Portland, Oregon, USA.

Mardikanto, T. dan Soebiato, P. (2012). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik, Alfabeta CV., Bandung.

Mikkelsen, B. (2011). Metode penelitian partisipatoris dan upaya pemberdayaan – panduan bagi praktisi lapangan, Yay. Pustaka Obor Indonesia, Jakarta.

Sanoff, H. (2000). Community participation methods in design and planning, John Wiley & Sons, Inc., Canada.

Stringer, E. (1999). Action Research 2nd Ed., Sage Publications, Thousand Oaks, California.

Taggart, R. Mc. (2006). Participatory action research: issues in theory and practice, Educational Action Research, 2:3, 313-337, DOI: 10.1080/0965079940020302.

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan – yang perlu diketahui oleh Pemerintah Daerah, United Cities & Local Government Asia Pacific & DKI Jakarta Municipal Government. Sponsored by European Comission, 2015.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 phebe valencia

License URL: https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/

Jurnal Strategi Desain dan Inovasi Sosial (JSDIS)

ISSN 2715-2898 | E-ISSN 2715-5129

Diterbitkan oleh Penerbit Fakultas Desain Universitas Pelita Harapan

jsdis@uph.edu