DIAGNOSIS KLINIS DINI PENYAKIT DENGUE PADA PASIEN DEWASA

Cucunawangsih Cucunawangsih

Abstract


Menyebarnya penyakit dengue di dunia, khususnya Indonesia adalah sebagai akibat dari pengaruh meningkatnya proporsi kasus dewasa. Infeksi virus dengue seringkali memberikan gejala klinis non-spesifik dan singkatnya waktu infeksi, karena itu uji diagnostik laboratorium cepat, dan identifikasi penanda dengue yang dapat segera dilakukan dan mudah diperoleh tetap menjadi prioritas. Deteksi dini pada pasien infeksi virus dengue secara substansial ditujukan untuk mengkonfirmasi dan mengendalikan manajemen klinis. WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa deteksi antidengue NS-1 dengan/atau tanpa IgM sebagai faktor indicator untuk menyingkirkan infeksi virus lainnya. Risiko kejadian penyakit dengue yang parah dan dirawat di rumah sakit sering tidak  nampak pada pasien dewasa yang lebih tua, hal ini menunjukkan bahwa kelompok pasien ini harus mendapatkan manfaat dari deteksi dini. Pada pasien dewasa yang mempunyai gejala demam dan leukopenia harus dilakukan pemeriksaan terhadap virus dengue. Namun demikian, gejala klinis demam, trombositopenia, leukopenia, dan monositosis lebih konsisten ditemukan pada pasien terinfeksi virus dengue daripada kasus negatif. 




DOI: http://dx.doi.org/10.19166/med.v4i8.1185

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Cucunawangsih Cucunawangsih

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

favicon Fakultas Kedokteran | Universitas Pelita Harapan | Lippo Karawaci, Tangerang, Indonesia, 15811