Penerapan Self-Regulated Learning dalam Manajemen Perilaku Siswa pada Pembelajaran Online Kelas XI

Yulius Dony Satrio, Budi Wibawanta

Abstract


Online learning is very possible for students to perform various forms of misbehavior. As the facts show when the author does PPL 2 Online, there are several types of misbehavior during online learning. In overcoming this problem, the authors apply self-regulated learning in student behavior management, which aims to help students realize their responsibilities and be more reflective. Therefore, the purpose of writing this paper is to describe the practical steps of implementing self-regulated learning in the management of student behavior in online learning. The method of writing this paper is to use qualitative descriptive research techniques. Students are seen as the image and likeness of Allah but have fallen into sins that have the opportunity to carry out various deviant behaviors or misbehaviors. Thus, the treatment to deal with this problem must be right and make Christian ethics as its basis. The application of self-regulated learning in the management of student behavior is in accordance with the principles of Christian education to bring about restoration of the nature of students who have fallen into sin. From the application of self-regulated learning that has been done by the author, it can be seen that it is proven to make students more reflective and also responsible in learning. Suggestions that can be given are for Christian teachers to use the principles of Christian education in overcoming student behavior problems. Second, to the next researchers to examine more deeply the application of self-regulated learning in the context of online learning.

BAHASA INDONESIA: Pembelajaran online sangat memungkinkan bagi siswa melakukan berbagai bentuk perilaku menyimpang/misbehavior. Seperti fakta yang ditunjukkan saat penulis melakukan PPL 2 Online, terdapat beberapa jenis misbehavior selama pembelajaran online. Dalam mengatasi masalah tersebut penulis melakukan penerapan self-regulated learning dalam manajemen perilaku siswa, yang mana tujuannya untuk membantu siswa menyadari tanggungjawabnya dan lebih reflektif. Oleh karena itu, tujuan dari penulisan paper ini adalah memaparkan langkah praktis penerapan self-regulated learning dalam manajemen perilaku siswa pada pembelajaran online. Metode penulisan paper ini adalah menggunakan teknik penelitian deskriptif kualitatif. Siswa dipandang sebagai gambar dan rupa Allah namun sudah jatuh ke dalam dosa yang memiliki peluang melakukan berbagai perilaku menyimpang atau misbehavior. Dengan demikian, perlakuan untuk menghadapi masalah ini haruslah benar dan menjadikan etika Kristen sebagai dasarnya. Penerapan self-regulated learning dalam manajemen perilaku siswa ini sesuai dengan prinsip pendidikan Kristen untuk membawa pemulihan natur siswa yang telah jatuh ke dalam dosa.  Aplikasi dari self-regulated learning ini didasarkan pada tahapan yang disampaikan oleh yakni forethought, performance dan reflection. Dari penerapan self-regulated learning yang telah dilakukan penulis dapat diketahui bahwa terbukti membuat siswa menjadi lebih reflektif dan juga bertanggungjawab dalam pembelajaran. Saran yang dapat diberikan yaitu, kepada guru Kristen agar menggunakan prinsip pendidikan Kristen dalam mengatasi masalah perilaku siswa. Kedua kepada peneliti selanjutnya agar lebih dalam mengkaji penerapan self-regulated learning dalam konteks pembelajaran online.


Keywords


misbehavior; self-regulated learning; behavior management; online learning; misbehavior; self-regulated learning, manajemen perilaku; pembelajaran online

Full Text:

PDF

References


Adi, S. S. (2016). Classroom management untuk mahasiswa jurusan pendidikan. Malang: Universitas Brawijaya Press.

Arfani, J., & Sugiyono. (2014). Manajemen kelas yang efektif: Penelitian di tiga sekolah menengah atas. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 2(1), 44-57. Diambil kembali dari https://journal.uny.ac.id/index.php/jamp/oai

Bavink, H. (2011). Reformed dogmatics . Grand Rapids: Baker Academic.

Bembenutty, H., Kitsantas, A., & Cleary, T. (2013). Applications of self-regulated learning across diverse disciplines: A tribute to Barry J. Zimmerman. Charlotte, North Carolina: Information Age Publishing Inc.

Broadbent, J., & Poon, W. (2015). Self-regulated learning strategies & academic achievement in online higher education learning environments: A systematic review. The Internet and Higher Education, 27, 1-13. doi:https://doi.org/10.1016/j.iheduc.2015.04.007

Burden, P. R. (2020). Classroom management: Creating a successful K-12

learning community. New Jersey: John Wiley & Sons Inc.

Calvin, Y. (2000). Institutio: Pengajaran agama Kristen. Jakarta: Gunung Mulia.

Darmayanti, T. (2008). Efektivitas intervensi keterampilan self-regulated leraning dan keteladanan dalam meningkatkan kemampuan belajar mandiri dan prestasi belajar mahasiswa pendidikan jarak jauh. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, 9(2), 68-82. Diambil kembali dari http://simpen.lppm.ut.ac.id/htmpublikasi/tri.pdf

Dinata, P. A., Rahzianta, & Zainuddin, M. (2016). Self regulated learning sebagai strategi membangun kemandirian peserta didik dalam menjawab tantangan abad 21. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains (SNPS) 2016, 139-146. Diambil kembali dari http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/snps/article/view/9829/7260

Emmer, E., & Sabornie, E. J. (2015). Handbook of classroom management. New York: Routledge.

Grudem, W. (2000). Systematic theology: An introduction to biblical doctine. Grand Rapids: Inter-Varsity Press.

Hidayah, N., & Atmoko, A. (2014). Landasan sosial budaya dan psikologis pendidikan: Terapannya di kelas. Malang: Gunung Samudera.

Hoekema, A. A. (2008). Manusia: Ciptaan menurut gambar Allah. Surabaya: Momentum.

Huang, R., Liu, D., Amelina, N., Yang, J., Zhuang, R., Chang, T., & Cheng, W. (2020). Guidance on active learning at home during dducational disruption: Promoting student’s self-regulation skills during COVID-19 outbreak. Beijing: Smart Learning Institute of Beijing Normal University.

Knight, G. R. (2009). Filsafat dan pendidikan: sebuah pendahuluan dari perspektif Kristen. Jakarta: Univeritas Pelita Harapan Press.

Kristiyani, T. (2016). Self-regulated learning: Konsep, implikasi dan tantangannya bagi siswa di Indonesia. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Li, L., & Titsworth, S. (2015). Student misbehaviors in online classrooms: Scale development and validation. American Journal of Distance Education, 29(1), 41-55. doi:https://doi.org/10.1080/08923647.2015.994360

Lidiawati, K. R. (2016). Peran pelatihan strategi SMART dalam meningkatkan self-regulated learning (SRL) pada siswa SMP. Jurnal Psikologi Ulayat, 158-168. doi:https://doi.org/10.24854/jpu22016-69

Lukito, D. L. (2019). Pudarnya konsep dosa dalam dunia kekinian: Doktrin tentang dosa. Malang: Literatur SAAT.

Menikdiwela., K. R. (2020). Student misbehavior: An exploratory study based on Sri Lankan secondary school teachers’ perceptions. Journal of Education and Practice, 11(17), 103-113. doi:https://doi.org/10.7176/JEP

Nash, R. H. (2004). Konflik wawasan dunia. (T. Ambarsari, S. Yo, Penyunt., & I. Tjulianto, Penerj.) Surabaya: Momentum.

Nugraheni, G., & Zuchdy, D. (2018). Peran pengasuhan dalam pembentukan perilaku siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 15(2), 129 – 139. doi:10.21831

Patty, F. G. (2016). Modul bagi guru: penanganan perilaku mengganggu siswa di kelas. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 5(1), 1-26. Diambil kembali dari https://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/view/2766

Pohan, A. E. (2020). Konsep pembelajaran daring berbasis pendekatan ilmiah. Grobogan, Jawa Tengah: CV Sarnu Untung.

Rusman. (2017). Belajar & pembelajaran: Berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Santika, W. S., & Sawitri , D. R. (2017). Self-regulated learning dan prokrastinasi akademik pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Purwokerto. Jurnal Empati, 5(1), 44-49. Diambil kembali dari https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/14946

Sari, B. P., & Hadijah, H. S. (2017). Meningkatkan disiplin belajar siswa melalui manajemen kelas. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 2(2), 233-241. doi: https://doi.org/10.17509/jpm.v2i2

Schunk, D. H., & Zimmerman, B. J. (1998). Self-regulated learning: From teaching to self-reflective practice. New York: The Guilford Press.

Slameto. (2020). Teori, model, prosedur manajemen kelas dan efektivitasnya. Surabaya: CV. Penerbit Qiara Media.

Suwendra, I. W. (2017). Murid bandel salah siapa. Bali: Nilacakra.

Ulum, M. I. (2016). Strategi self-regulated learning untuk menurunkan tingkat prokrastinasi akademik siswa. Psympathic, Jurnal Ilmiah Psikolog, 3(2), 153 - 170. doi:https://doi.org/10.15575/psy.v3i2.1107

Wibowo, T. G. (2016). Menjadi guru kreatif. Jakarta: Media Maxima.

Widodo, G. S. (2016). Persepsi guru tentang kenakalan siswa: Studi kasus di sekolah dasar “Raja Agung”. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 142-153. Diambil kembali dari http://journal.um.ac.id/index.php/pendidikan-dan-pembelajaran/article/view/10165

Wiseman, D. G., & Hunt, G. H. (2008). Best practice in motivation and management in the classroom. Springfield, Illinois: Charles C. Thomas Publisher Ltd.

Yuan, X., & Che , L. (2012). How to deal with student misbehaviour in the classroom? Journal of Educational and Developmental Psychology, 2(1), 143-150. doi:10.5539/jedp.v2n1p143

Zimmerman, J. B., & Schunk, H. D. (2007). Self-regulated learning and academic achievement: Theoretical perspectives. Mahwah: Lawrence Erlbaum Associates.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Yulius Dony Satrio, Budi Wibawanta

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

favicon Department of Economics Education and Social Education | Faculty of Education | Universitas Pelita Harapan | Lippo Karawaci, Tangerang, Indonesia, 15811 | Tel +62 21 5466057 | Fax +62 21 5461055