Perancangan Rebranding Taman Bacaan Pelangi

Yolanda Felia, Frindhinia Medyasepti

Abstract


Taman Bacaan Pelangi adalah sebuah organisasi nonprofit yang dibangun oleh Nila Tanzil sejak tahun 2009. Taman Bacaan Pelangi fokus pada pembangunan perpustakaan di wilayah Indonesia Timur dengan tujuan meningkatkan minat baca dan tingginya angka buta huruf karena akses buku dan fasilitas membaca yang kurang. Setelah 10 tahun berdiri, Taman Bacaan Pelangi tidak hanya fokus pada buku, tetapi mulai memasuki dunia pendidikan dengan mengusulkan program beasiswa dan memasukkan literasi ke dalam kurikulum sekolah dimana terdapat Taman Bacaan Pelangi. Visi dan misi Taman Bacaan Pelangi yang mulai berubah karena perkembangan waktu dan zaman membuat identitas visual Taman Bacaan Pelangi menjadi tidak relevan dengan tujuan baru yang sudah masuk ke dalam dunia pendidikan, ditambah dengan berbagai program pelatihan terhadap guru dan masyarakat setempat. Maka itu, dibutuhkan rebranding Taman Bacaan Pelangi yang sesuai dengan nilai serta visi dan misi agar dapat secara tepat dikomunikasikan kepada masyarakat di kota besar dan mengundang banyak kontribusi untuk meningkatkan minat baca dan kualitas pendidikan di Indonesia Timur dan wilayah pelosok Indonesia lainnya.


Keywords


Perancangan Ulang; Identitas Visual; Rebranding; Taman Baca Pelangi; Literasi



DOI: http://dx.doi.org/10.37312/imatype.v1i2.5895

Full Text:

PDF

References


Andina, Y. (Maret 2020). Apa itu graphic standard manual? Yuk baca penjelasan lengkapnya. Kreativv ID. Diunduh dari https://kreativv.com/creativepreneur- career/graphic-standard-manual/2/

Embargo. (Februari 2018). Sehari bersama komunitas relawan Bangku Pelosok. Adrenaline Propaganda. Diunduh dari https://embargo21.wordpress.com/201 8/02/13/sehari-bersama-komunitas- relawan-bangku-pelosok/

Santoso, R. (Januari 2019). Mengenal jenis-jenis sudut pada pengambilan gambar. Kee Indonesia. Diunduh dari https://www.keeindonesia.com/blogs/ keelesson/mengenal-jenis-jenis-sudut- pada-pengambilan-gambar

Griffin, R. W. (2004). Management. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Haslam, A. (2006). Book design. London: Laurence King Publishing.

Landa, R. (2011). Graphic design solutions 4th edition. Boston: Cengage.

Lupton, E. (Ed.). (2008). Indie publishing: How to design and produce your own book. New York: Princeton Architectural Press.

Müller-Brockmann, J. (1996). Grid systems in graphic design: A visual communication manual for graphic designers, typographers, and three dimensional designers. Swiss: Niggli Verlag.

Nickels, W. G., McHugh, J. M., & McHugh, S. M. (2019). Understanding business 12th edition. New York: McGraw-Hill Education.

Präkel, D. (2010). The fundamentals of creative photography. Switzerland: AVA Publishing SA.

Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan. (2019). Index aktivitas literasi membaca 34 provinsi. Jakarta: Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Samara, T. (2017). Making and breaking the grid: A graphic design layout workshop 2nd edition. Beverly: Rockport Publishers.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Wheeler, A. (2018). Designing brand identity. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.

Jeon, J. E. (2017). The impact of brand concept on brand equity. Asia Pacific Journal of Innovation and Entrepre- neurship, 11(2), 233-245. Diunduh dari https://doi.org/10.1108/APJIE-08- 2017-030

Lee, Z., & Bourne, H. (2017). Managing dual identities in nonprofit rebranding: An exploratory study. Nonprofit and Voluntary Sector Quarterly, 46(4), 794-816. doi:

1177/0899764017703705

Michel, G., & Rieunier, S. (2012). Nonprofit brands: The importance of brand image in charitable giving. Journal of Business Research, 65(5), 701-707. doi: 10.1007/978-3-319-10864-3_14

Patiung, D. (2016). Membaca sebagai sumber pengembangan intelektual. Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan, 5(2), 352-376. doi: 10.24252/ad.v5i2.4854

Suryono, B. (2016). Organisasi nirlaba: Karakteristik dan pelaporan keuangan organisasi. EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan), 3(2), 59-78. doi: 10.24034/j25485024.y1999.v3.i2.1883

Watie, E. D. S. (2011). Komunikasi dan media sosial. The Messenger, 3(1), 69-75. doi: 10.26623/themessenger.v3i2.270

Viegas, A. (2011). The role of supergraphics in generating identities in urban environments (Tesis). Diunduh dari https://issuu.com/alvaroviegas/docs/i dentityandsupergraphic

Taman Bacaan Pelangi. (2020). History. Diunduh pada tanggal 28 Agustus 2020, dari https://tamanbacaanpelangi.com/histo ry/

Sokola Institute. (2020). Home. Diunduh pada tanggal 28 September 2020, dari https://sokola.org


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


IMATYPE: Journal of Graphic Design Studies

ISSN: 2828-4541
E-ISSN: 2828-3953

For more information, please contact imatype@uph.edu